Saturday, May 9, 2020

Manfaat Buah Pepaya Untuk Kesehatan Tubuh Manusia

Manfaat Buah Pepaya Untuk Kesehatan Tubuh Manusia dan bagi kesehatan lain. Mulai dari anti kanker hingga cegah peradangan. Pepaya merupakan salah satu buah yang bisa ditemui di banyak tempat dengan harga murah. Rasanya yang enak, buah pepaya tidak hanya bisa dinikmati langsung tetapi juga bisa diolah menjadi es buah hingga manisan. Buah pepaya enak dinikmati dalam suasana apapun, dari pepaya yang masih muda sampai yang sudah matang. Pepaya memiliki harga yang terjangkau dan buah ini termasuk buah tropis yang sangat sehat. Bahkan buah pepaya juga memiliki banyak manfaat untuk kesehatan tubuh.Pepaya merupakan tanaman yang bagian daun dan buah dapat bermanfaat bagi tubuh. 

 pepaya


Daun pepaya dapat bermanfaat sebagai obat. Sedangkan buah pepaya dapat digunakan untuk mencegah dan mengobati gangguan saluran cerna, infeksi usus, obat penenang, dan diuretik.


Penelitian menunjukkan bahwa buah yang memiliki kandungan tinggi lycopene dan vitamin C dapat membantu mencegah penyakit jantung. Antioksidan dalam pepaya dapat melindungi jantung dan meningkatkan produksi HDL atau kolesterol baik. Dalam sebuah penelitian, seseorang yang mengkonsumsi suplemen pepaya yang difermentasi selama 14 minggu mengalami penurunan radang dan kadar LDL yang lebih baik serta kadar HDL menjadi lebih baik daripada orang yang tidak mengkonsumi. Hasil baik yang didapatkan dari penelitian berkaitan dengan penurunan resiko penyakit jantung.


Lezat dan mengandung zat gizi
Pepaya merupakan buah berwarna oranye yang punya rasa manis dan enak. Pepaya mengandung enzim yang disebut papain. Dalam satu buah pepaya berukuran kecil dengan berat 152 gram mengandung 59 Kkal, 15 gr karbohidrat, 3 gr serat dan 1 gr protein. Buah pepaya juga mengandung vitamin C, A, folat dan juga kalium. Pepaya juga mengandung antioksidan sehat. Dan antioksidan ini manfaatnya lebih banyak daripada yang ada pada buah-buahan dan sayuran lainnya.


Mengandung antioksidan
Radikal bebas adalah molekul reaktif yang diciptakan selama metabolisme tubuh. Mereka dapat meningkatkan stres oksidatif yang dapat menyebabkan penyakit. Antioksidan, termasuk karotenoid yang ditemukan dalam pepaya dan dapat menetralkan radikal bebas. Studi mencatat bahwa pepaya yang difermentasi dapat mengurangi stres oksidatif pada orang dewasa. Dan juga, banyak peneliti percaya bahwa radikal bebas yang berlebihan di otak adalah faktor penting dalam penyakit Alzheimer. Dalam satu penelitian, orang-orang dengan Alzheimer yang diberi ekstrak pepaya yang difermentasi selama enam bulan mengalami penurunan 40% kerusakan oksidatif dan juga termasuk pada penuaan dan kanker. Penyakit Alzheimer adalah penyakit otak yang mengakibatkan penurunan daya ingat, kemampuan berpikir dan bicara, serta perubahan perilaku secara bertahap.


Pepaya dapat membantu memperbaiki kerusakan kulit
Selain menjaga kesehatan tubuh, pepaya dapat membantu kulit terlihat lebih kencang dan awet muda. Aktifitas radikal bebas yang berlebihan dapat memicu terjadinya kulit mengalami kerutan, kendur dan kerusakan kulit yang terjadi pada usia 30 tahun. Vitamin C dan lycopene dalam pepaya dapat melindungi kulit dan membantu mengurangi tanda penuaan. Dalam suatu penelitian, seseorang yang mengkonsumsi lycopene selama 10-12 minggu dapat meredakan kemerahan kulit karena paparan sinar matahari. Pada penelitian yang lain, wanita lanjut usia yang mengkonsumsi kombinasi lycopene, vitamin C dan antioksidan selama 14 minggu dapat mengalami penurunan garis dan keriput.


Meningkatkan pencernaan
Enzim papain dalam pepaya dapat membuat protein lebih mudah dicerna. Orang-orang di daerah tropis menganggap pepaya sebagai obat untuk sembelit dan gejala-gejala lain dari irritable bowel syndrome (IBS). Dalam satu penelitian, orang yang menggunakan formula berbasis pepaya selama 40 hari akan mengalami peningkatan signifikan dalam sembelit dan kembung. Biji, daun dan akar pada pepaya juga telah terbukti dapat mengobati bisul pada hewan dan manusia.


Anti kanker
Penelitian menunjukkan bahwa likopen dalam pepaya dapat mengurangi risiko kanker. Dan mungkin juga bermanfaat bagi orang yang sudah dirawat karena kanker. Pepaya dapat bekerja dengan mengurangi radikal bebas yang berkontribusi terhadap kanker. Selain itu, pepaya juga memiliki beberapa efek unik yang tidak dimiliki oleh buah-buahan lainnya. Di antara 14 buah dan sayuran yang memiliki sifat antioksidan, hanya pepaya yang bekerja sebagai anti kanker dalam sel kanker payudara. Dalam sebuah penelitian kecil pada orang tua yang memiliki peradangan dan kondisi perut pra kanker, pepaya yang difermentasi mengurangi kerusakan oksidatif.


Sebagai cadangan energi
Selain berfungsi untuk memperlancar pencernaan, manfaat pepaya ternyata juga dapat memberikan cadangan energi untuk Anda yang memiliki banyak aktivitas. Selain bisa menjadi cadangan energi yang membuat Anda tidak mudah lelah, buah pepaya juga bisa membantu Anda untuk mendapatkan tidur nyenyak setiap malam dan tidak mengalami insomnia.


Anti parasit
Selama berabad-abad, akar dan biji pepaya digunakan untuk membuat teh, yang berkhasiat untuk mengusir parasit, mengurangi perdarahan, kolik ginjal dan penyakit kuning. Sekitar 20 biji pepaya mengandung protein yang sangat mudah dicerna, bisa dikunyah atau ditelan untuk menghilangkan sebagian besar parasit. Sebuah studi dari Nigeria dan diterbitkan dalam Journal of Medicinal Food menemukan bahwa biji pepaya kering adalah pengobatan yang efektif murah, alami dan banyak tersedia untuk parasit usus manusia tanpa efek samping yang signifikan.


Kulit pepaya bisa mengobati ruam
Banyak orang menganggap bahwa khasiat pepaya hanya terdapat pada daging buahnya. Padahal, kulit pepaya juga bisa menjadi obat yang ampuh untuk ruam dan kulit yang terbakar matahari. Sensasi dingin dari kulit pepaya akan memberikan efek yang menenangkan pada kulit yang ruam atau kulit yang terbakar matahari.


Membuat kulit mulus
Khasiat buah pepaya yang satu ini menjadi kabar baik bagi kaum perempuan. Buah pepaya mengandung vitamin E yang tinggi. Maka dari itu, banyak perusahaan kosmetik yang memanfaatkan kandungan pepaya ini untuk membuat produk anti-aging alias pencegah penuaan. Kandungan vitamin E yang tinggi ini bisa mencegah dan mengobati flek-flek hitam sehingga kulit semakin mulus dan kencang.


Menyehatkan tulang
Asupan rendah vitamin K telah dikaitkan dengan risiko patah tulang yang lebih tinggi. Konsumsi vitamin K yang cukup penting untuk kesehatan yang baik, karena meningkatkan penyerapan kalsium dan dapat mengurangi ekskresi kalsium urine, yang berarti ada lebih banyak kalsium di dalam tubuh untuk memperkuat dan membangun kembali tulang. Anda bisa mendapat vitamin dari buah pepaya.


Membuat rambut subur
Manfaat buah pepaya untuk kesehatan umumnya dikaitkan dengan kesehatan organ pencernaan, akan tetapi tahukah Anda bahwa manfaat buah pepaya juga untuk kecantikan. Manfaat pepaya ini bisa diterapkan untuk membuat rambut subur. Konsumsilah buah pepaya secara rutin untuk membuat rambut menjadi lebat dan subur. Selain itu, pepaya juga bisa membuat kuku semakin cantik dan tidak mudah patah.


Menyehatkan mata
Degenerasi makula terkait usia. Memiliki berbagai manfaat pepaya untuk kesehatan, termasuk pencegahan asma dan bahkan sifat anti-kanker. Zeaxanthin, antioksidan yang terkandung dalam pepaya dapat menyaring sinar biru yang berbahaya. Diperkirakan memainkan peran protektif dalam kesehatan mata, dan dapat menangkal degenerasi makula. Namun, asupan lebih tinggi dari semua buah telah terbukti mengurangi risiko dan perkembangan degenerasi makula terkait usia.


Mencegah asma
Risiko mengembangkan asma lebih rendah pada orang yang mengonsumsi sejumlah besar nutrisi tertentu. Salah satu nutrisi ini adalah beta-karoten, yang terkandung dalam makanan seperti pepaya, aprikot, brokoli, melon, labu, dan wortel.





BACA JUGA :

Fungsi Buah Pisang Untuk Kesehatan





EmoticonEmoticon