Sunday, June 2, 2019

Efek Samping dan Manfaat Dari Asam Jawa

Asam jawa mempunyai nama latin Tamarindus indica dan termasuk dalam keluarga Fabaceae. Pohon ini berasal dari Afrika, di Indonesia biasanya ditanam sebagai pohon perindang di tepi jalan. Tingginya sanggup mencapai 25 meter. Ini merupakan satu-satunya flora yang namanya pohonnya sama dengan rasa buahnya.


Daging buah asam berwarna putih, dan bermetamorfosis kecokelatan ketika sudah masak. Agar dagig buah asam ini tetap tahan lama, biasanya diolah lagi dan warnanya bermetamorfosis kehitaman. Sering disebut sebagai asam kawak.

Daging buahnya ini mengandung majemuk zat asam, diantaranya asam tatrat, malat, sitrat, suksinat, dan asetat. Zat asam ini berguna sebagai pencahar, untuk melancarkan buang air besar dan peredaran darah. Sementara kandungan flavonoid yang terdapat pada daunnya menjadikan daun asam jawa ini sebagai antiradang dan menghilangkan rasa sakit.


Manfaat Asam Jawa untuk Kesehatan


Seperti yang sudah disampaikan sebelumnya, asam jawa dimanfaatkan sebagai materi obat herbal untuk mengatasi banyak sekali penyakit. Bagian yang dipakai ialah buah dan daunnya. Berikut ini ialah ramuan tradisional asam jawa untuk yang dipakai sebagai obat tradisional.

1. Mengobati eksim

Eksim sering juga disebut eksema atau dermatitis. Penyakit ini menyerang jaringan kulit sehingga kulit melepuh dan mengeluarkan nanah. Biasanya menyerang belum dewasa yang kurang memperdulikan kesehatan. Asam jawa sanggup membantu Anda mengatasinya.

Ambil segenggam asam jawa, umbi temulawak dan gula aren secukupnya. Semua materi ditumbuk kemudian direbus dengan 2 gelas air hingga tersisa 1 gelas. Saring airnya, kemudian minum. Lakukan pengobatan ini dua hari sekali.

Untuk pengobatan luar, siapkan 1 genggam daun asam jawa yang masih muda dan rimpang kunyit sebesar ibu jari. Kedua materi tersebut ditumbuk hingga halus, kemudian ditempelkan atau dibalurkan pada kulit yang sakit.

Baca juga : Efek Samping Minum Daun Alpukat dan Manfaatnya

2. Mengobati disentri

Disentri berasal dari bahasa yunani yang berarti gangguan usus. Gejalanya berupa perut mulas, buang sir besar dan terkadang disertai darah dan lendir. Penyebabnya ialah kuman dan amoeba. Bisa diobati dengan ramuan tradisional asam jawa.

Caranya, haluskan 5 gram asam kawak, 10 gram kunyit dan 10 gram temulawak. Tambahkan secangkir air panas kemudian aduk hingga tercampur. Saring dana mbil airnya, kemudian tambahkan 1 sendok makan madumurni. Aduk hingga rata kemudian diminum sekaligus pada pagi hari.

3. Obat penyakit difteri

Difteri ialah penyakit susukan pernapasan yang disebabkan oleh kuman Corynebacterium diphtheriae. Gejalanya berupa sakit tenggorokan, demam, sulit bernapas dan menelan, mengeluarkan lendir dari lisan dan hidung, dan sangat lemah. Di masa lalu, penyakit ini sempat merenggut ribuan nyawa. Seiring dengan kemajuan teknologi dan ilmu medis penyakit ini sudah ditemukan obatnya. Bisa juga diatasi dengan ramuan tradisional asam jawa.

Caranya, sediakan 5 gram lobak, 5 gram bawang merah, 5 gram kencur, dan 10 gram daun pepaya muda. Semua materi ditumbuk atau diblender hingga halus. Tambahkan asam jawa, kemudian seduh dengan segelas air panas. Ramuan tersebut dipakai untuk berkumur hingga ke tenggorokan. Lakukan 3 kali sehari.

4. Mengatasi darah rendah

Tekanan darah rendah ialah keadaan sebaliknya dari hipertensi, dikenal juga dengan istilah hipotensi. Keadaan ini berbeda dengan anemia (kurang darah). Untuk mengatasinya, gunakan ramuan tradisional asam jawa berikut ini.

Bahanya ialah 5 gram asam jawa, 250 gram daun bayam, 10 gram gula aren, 50 gram bawang merah, 15 gram cabe rawit, dan garam dapur secukupnya.

Caranya, daun bayam direbus setengah matang untuk dijadikan lalapan. Semua materi lainnya ditumbuk halus dan dibentuk sambal. Dimakan sebagai makan siang dengan nasi beras merah. Lakukan setiap hari. Enak bukan?

5. Mengobati ambeien

Banyak orang merasa aib ketika terkena penyakit ambeien atau wasir ini. Dan gres melaksanakan pengobatan ketika kondisinya sudah parah. Sebenarnya, wasir sanggup diobati oleh ramuan tradisional asam jawa berikut ini.

Siapkan 1 gram asam jawa, 6 gram daun keji beling, 3 gram temulawak dan 6 gram meniran. Setelah dibersihkan, semua materi direbus dengan 1 liter air hingga tersisa setengahnya. Setelah dingin, saring airnya dan diminum 3 kali sehari, secara rutin.

6. Mengatasi demam sesudah nifas

Nifas ialah darah yang keluar dari rahim sesudah melahirkan, ada beberapa perempuan yang mengalami demam. Untuk mengatasinya sanggup dengan memakai ramuan tradisional berikut ini.

Sediakan satu jari asam kawak (asam yang sudah diolah, berwarna hitam) dan gula aren secukupnya. Kemudian asam dan gula aren diseduh dengan satu gelas air panas. Setelah agak hangat, airnya diminum sekaligus. Lakukan pengobatan ini dua kali sehari.

7. Menurunkan demam bayi

Jika bayi mengalami demam, jangan panik. Dan jangan pribadi mmberikan obat yang mengandung antibiotik lantaran akan memperlihatkan imbas jelek pada sistem kekebalan tubuhnya. Buatlah ramuan tradisional untuk mengatasi demam bayi berikut ini.

Ambil asam kawak dan kunyit masing-masing sebesar ibu jari, 5 lembar daun melati muda, dan dua tangkai daun bawang. Semua materi ditumbuk hingga halus. Tempelkan pada ubun-ubun bayi, biarkan hingga kering. Ini merupakan resep turun temurun dari nenek moyang yang sudah terbukti khasiatnya.

8. Menurunkan kolesterol

Penderita kolesterol harus benar-benar menjaga gaya hidup dan rujukan makan. Banyak pantangannya. Nah, ramuan tradisional berikut ini sanggup membantu Anda menujrunkan kadar kolesterol dalam darah.

Ambil 200 gram daun asam jawa, kemudian ditumbuk hingga halus. Tambahkan 200 ml atau segelas air panas. Saring airnya dan diminum sekaligus. Lakukan pengobatan ini 3 kali sehari.

9. Mengobati nyeri haid

Cara pertama: Ambil 1 genggam daun asam jawa yang masih muda dan 2 jari rimpang kunyit. Keduanya ditumbuk hingga halus kemudian tambahkan setengah gelas air matang. Saring dan minum airnya.

Cara kedua: Sediakan setengah jari asam kawak, 10 potong temulawak, dan gula aren secukupnya. Rebus semua materi tersebut dengan 1 gelas air hingga tersisa setengahnya. Saring airnya dan minum sekaligus. Lakukan selama satu ahad sebelum masa haid.

Catatan: Ramuan asam kawak ini tidak boleh diminum oleh perempuan hamil.

10. Mengobati sariawan

Meski bukan penyakit berbahaya yang menimbulkan kematian, namun sariawan ialah penyakit yang sangat menyiksa. Tak ada makanan lezat ketika sedang mengalami sariawan. Ramuan tradisional berikut ini sanggup membantu Anda mengatasi sariawan.

Caranya, satu genggam daun asam jawa muda dicuci higienis dan 5 cm rimpang kunyit diiris tipis-tipis. Rebus dengan 4 gelas air hingga tersisa 2 gelas saja. Bisa tambahkan gula aren ketika merebus biar rasanya lebih enak. Minum ramuan tersebut setiap pagi dan sore masing-masing satu gelas.

11. Mengobati bisul

Anda punya bisul? Pasti sangat tersiksa, apalagi kalau letak di pantat. Bikin ngga sanggup duduk. Tapi ramuan berikut ini akan membantu Anda mengobatinya.

Ambil 5 gram asam kawak, 10 gram daun bayam duri, 10 gram daun kangkung dan garam secukupnya. Daun kangkung dan bayam duri ditumbuk hingga halus, tambahkan asam kawak dan garam secukupnya. Tempelkan ramuan tersebut pada bisul hingga semua permukaannya tertutupi.

Kalau sudah kering, sanggup diganti dengan ramuan baru. Dengan cara ini bisul akan cepat matang dan pecah, sehingga proses penyembuhannya lebih cepat.

12. Mengobati asma

Untuk mengobati asma, caranya cukup mudah. Siapkan 2 potong kulit pohon asam jawa dan adas pulowaras secukupnya. Rebus kedua materi tersebut dengan 2 gelas air hingga tersisa 1 gelas. Saring airnya dan minum sekaligus. Lakukan pengobatan ini setiap hari.

13. Obat batuk kering

Batuk kering biasanya disertai dengan rasa gatal dan perih di tenggorokan. Kita sanggup mengobatinya dengan ramuan tradisional berikut ini.

Siapkan 3 buah polong asam jawa dan satu genggam daun saga. Buah asam jawa dan daun saga direbus dengan 4 gelas air hingga tersisa tersisa 2 gelas. Saring airnya dan minum 2 kali sehari, tiap pagi dan sore. Lakukan pengobatan ini secara rutin.

Cara kedua, siapkan 2 gelas daun asam jawa, 2 gelas daun saga, dan 5cm kayu manis cina. Semua materi dicuci higienis kemudian direbus dengan 3 gelas air hingga tersisa dua gelas. Saring airnya dan diminum pada siang hari. Lakukan secara rutin.

14. Obat sakit perut

Sakit disebabkan oleh beberapa hal. Bisa disentri, makan makanan terlalu pedas atau asam dan lain sebagainya. Jika Anda mengalaminya, cobalah ramuan tradisional warisan nenek moyang yang satu ini.

Ambil 3 buah polong asam jawa yang sudah masak, kapur sirih dan minyak kayu putih secukupnya. Asam jawa dan kapur sirih ditumbuk hingga halus, kemudian ditambahkan minyak kayu putih dan aduk hingga rata. Ramuan tersebut dibalurkan pada perut yang sakit.

15. Mengobati keputihan

Keputihan merupakan penyakit yang umum menyerang tempat kewanitaan. Terkadang keputihan disertai dengan rasa gatal dan berbau tidak sedap. Keputihan yang menyerupai ini sangat mengganggu dan harus segera diatasi. Berikut ini ramuan herbal warisan nenek moyang untuk mengatasi keputihan.

Siapkan asam kawak sebesar kelereng, 25 helai daun beluntas dicuci, 5 cm rimpang kunyit (dicuci, dikupas), dan gula aren secukupnya. Haluskan daun beluntas dan kunyit, kemudian seduh dengan 1/2 gelas air panas. Tambahkan asam dan gula aren, aduk rata. Saring airnya, kemudian diminum setiap kali hendak tidur malam. Lakukan setiap hari.

16. Mengobati gatal alergi dan biduran

Penyakit biduran dikenal juga dengan istilah kaligata, hives, atau urtikaria. Kulit yang terjangkit biasanya terasa gatal, kemerahan serta muncul tonjolan-tonjolan yang sanggup menyebar dari satu titik ke titik lainnya. Penyebabnya sanggup lantaran alergi atau disengat serangga, bulu ulat gatal juga sanggup menimbulkan kondisi ini. bila anda mengalaminya, obati dengan ramuan di bawah ini.

Sediakan bahan-bahannya berupaka 3 buah asam jawa, 1/4 sendok makan kapur sirih, dan garam secukupnya. Semua materi direbus dengan 3 gelas air hingga tersisa hanya 1 gelas saja. Setelah masbodoh airnya disaring dan diminum dua kali sehari tiap pagi dan sore.

17. Mengobati sakit panas

Anak-anak biasanya sangat rawan terkena sakit panas. Tudak perlu khawatur bila hal itu terjadi. Sediakan saja 2 polong asam jawa dan garam secukupnya. Seduh kedua materi tersebut dengan segelas air panas, kemudian disaring. Airnya diminum sekaligus selagi masih hangat. Wanita hamil dihentikan minum ramuan ini!

18. Obat luka baru

Jika anda terluka baik itu lantaran terkena senjata tajam maupun terjatuh, obati dengan daun asam jawa untuk menghentikan pendarahan sekaligus mempercepat pengeringan luka. Caranya, ambil daun asam jawa secukupnya kemudian dikunyah dan ditempelkan pada luka.

19. Mengobati rematik

Rematik atau pegal linu biasanya menyerang tempat pinngang. Sering diderita oleh mereka yang berusia lanjut atau para pekerja keras. Untuk mengatasinya, sediakan 1 genggam daun asam jawa, dan 2-3 biji asam jawa. Kedua materi tersebut dihaluskan kemudian ditempelkan pada kepingan pinggang yang sakit sambil diijit-pijit.

20. Mengobati borok

Borok merupakan luka yang terbuka pada kulit, terasa perih, gatal, basah dan mengandung nanah. Biasanya disebabkan lantaran luka dan infeksi. Untuk mengobatinya, sanggup dicoba dengan ramuan herbal asam jawa. Ambil beberapa biji asam jawa kemudian ditumbuk hingga halus. Ramuan tersebut ditempelkan pada borok kemudian diperban. Ganti sehari sekali.

21. Mengobati gatal pada bekas luka yang sudah kering

Bekas luka yang sudah kering terkadang masih menyisakan rasa gatal sehingga tidak tahan ingin menggaruknya. Namun, bila digaruk akan menimbulkan luka lecet yang membuatnya terbuka kembali. Untuk mengatasinya sanggup memakai cara berikut.

Rendam asam kawak dengan air matang hingga mengembang. Lalu gosokkan pada bekas luka yang gatal. Atau sanggup juga dengan menghaluskan 1 genngam daun asam dan kunyit secukupnya. Lalu tempelkan ramuan tersebut pada bekas luka yang terasa gatal.

22. Mengobati demam

Bukan cuma efekfit mengobati sakit panas yang diderita oleh anak-anak, daun asam jawa juga ampuh untuk menujrunkan demam pada orang dewasa. Jadi, bila anda terkena demam sanggup ambil 1 genggam daun asam jawa dan adas pulawaras secukupnya. Kedua materi tersebut direbus dengan 1 liter air hingga tersisa setengahnya. Saring airnya, kemudian diminum 2 kali sehari tiap pagi dan sore.

23. Bengkak lantaran digigit serangga

Beberapa jenis serangga mempunyai sanggup yang bila menyengat sanggup menimbulkan kulit bengkak. Misalnya lipan, lebah, tawon dan kalajengking. Meskipun sengatannya tidak hingga membahayakan nyawa, namun tetap harus diobati. Nah, salah satu ramuan tradisional untuk mengatasinya ialah dengan asam jawa.

Caranya, ambil 3 biji asam jawa kemudian ditumbuk hingga halus. Bagian yang bisul dibersihkan dulu dengan kain yang sudah diolesi dengan minyak kayu putih. Setelah itu tempelkan asam jawa yang sudah ditumbuk halus pada kepingan yang bisul (sakit).

Baca juga : Cara Mengonsumsi Biji Alpukat dan Manfaatnya

24. Mengobati gatal berupa titik-titik merah mengandung air

Entah apa nama penyakit ini, tapi yang terang kondisi kulit yang terjangkit terasa gatal dengan munculnya bintik-bintik merah pada permukaan kulit dan mengandung air miri cacar atau campak, tapi bukan. Apa pun nama penyakitnya bila anda mengalami kondisi yang menyerupai ini segera obati dengan ramuan asam jawa berikut ini.

Ambil temulawak sebesar ibu jari kemudian dicuci higienis dan diiris tipis. Rebus dengan segelas air bersama gula aren hingga airnya hanya tersisa setengah gelas. Tambahkan asam kawak sebesar ibu jari dan aduk hingga rata. Saring airnya dan minum sekaligus.

25. Mengatasi busuk wangi ketika haid

Terkadang, haid disertai dengan baua nyir. Untuk mengatasinya, ambil asam kawak sebesar ibu jari, 10 iris temulawak dan irisan gula aren secukupnya. Seduh dengan air panas sebanyak satu gelas. Aduk-aduk hingga merata dan gula aren larut. Saring airnya dan diminum sekaligus. Lakuakn setiap hari selama masa haid.

26. Mengobati penyakit campak

Penyakit campak biasanya menyerang belum dewasa meskipun dulunya sudah diberikan vaksin. Ada yang bilang setiap orang niscaya terkena penyakit ini sekali seumur hidupnya. Saya sendiri juga pernah mengalaminya. Penyakit campak merupakan penyakit menular yan disebabkan oleh virus campak dari goglongan Paramixovirus. Untuk mengatasinya sanggup dengan memakai ramuan tradisional dari asam jawa berikut ini.

Bahan yang diharapkan untuk membuatnya ialah 3 gelas daun asam jawa, 3 iris rimpang kunyit segar (dicuci bersih), gula aren dan garam secukupnya. Semua materi direbus dengan 2 gelas air hingga tersisa satu gelas. Setelah dingin, airnya disaring dan diminum 2 kali sehari tiap pagi dan sore.

Manfaat Asam Jawa untuk Kecantikan


Khasiat asam jawa bukan cuma untuk kesehatan dan dunia pengobatan tradisional, melainkan juga bagi dunia kecantikan. Manfaat asam jawa untuk kecantikan diantaranya mengobati jerawat dan perawatan kecantikan kulit wajah. Caranya, simak ulasan berikut ini.

27. Mengobati jerawat

Siapa sih yang tidak kesal dengan jerawat? Bahkan ketika sudah sembuh pun masih menyisakan bekas yang berupa flek hitam dan bahkan luka bopeng pada kulit. Untuk mengatasi jerawat, Anda sanggup mengguankan ramuan kunyit menyerupai di bawah ini.

Bahan: 12 lembar daun sambiloto, 10 iris temulawak, 5 cm kencur, 1 sendok teh adas, dan 10 lembar daun jintan, semua materi dicuci. Asam kawak sebesar ibu jari orang dewasa.
Cara pengobatan: Semua materi ditumbuk hingga halus, dan tambahkan asam kawak. Seduh dengan 2 gelas air panas. Setelah dingin, airnya disaring dan diminum 3 kali sehari.

Untuk pengobatan luar, ambil 3 biji asam jawa kemudian diseduh dengan segelas air panas. Setelah dingin, airnya disaring dan dipakai untuk basuh muka pada pagi hari.

28. Mencerahkan kulit

Asam jawa sanggup juga dipakai untuk perawatan kulit biar tampak lebih cerah. Caranya, lumatkan daging buah asam jawa dengan air hangat. Tambahkan sedikit abu kunyit kemudian aduk hingga membentuk campuran menyerupai lulur. Gunakan ramuan tersebut sebagai lulur, diamkan selama 15 menit biar nutrisi meresap. Kemudian bilas dengan air bersih.

29. Mengangkat sel kulit mati

Kandungan Alpha Hydroxy Acids (AHA) dalam buah asam jawa sanggup membantu mengangkat sel-sel kulit mati yang menciptakan wajah terlihat kusam. Caranya, lumatkan daging buah asam jawa dengan sedikit garam dan yogurt hingga terbentuk campuran sepeti pasta. Aplikasikan campuran tersebut pada wajah sebagai masker, hindari kepingan mata. Diamkan selama 20 menit, sambil dipijat perlahan untuk mengangkat sel-sel kulit mati. Bilas dengan air bersih.

30. Menghilangkan selulit

Selulit atau disebut sebagai sindrom kulit jeruk ialah lemak yang terperangkap di bawah permukaan kulit. Lemak yang tidak berhasil dibuang ini menimbulkan tekstur yang tidak rata pada kulit, menyerupai kulit jeruk. Selulit biasanya menyerang kepingan badan yang menjadi sarang lemak menyerupai lengan atas kepingan dalam dan belakang, paha dalam atas dan belakang, punggung atas (di bawah bahu), punggung bawah, dan bokong.

Untuk mengatasinya campurkan asam jawa dengan sedikit gula pasir, baking soda dan air perasan jeruk lemon. Aduk hingga benar-benar merata. Gunakan pada kulit dimana selulit berada, sambil dipijat-pijat secara lembut dengan arah melingkar searah jarum jam. Diamkan selama 10 menit, kemudian bersihkan dengan air hangat.


efek samping dari buah asam jawa ini:

1. Meningkatkan pendarahan dengan obat tertentu
Asam jawa sanggup meningkatkan risiko perdarahan dan menjadi sangat berbahaya bila dikonsumsi bersamaan dengan obat tertentu, seperti:
     Aspirin
     Non-Steroidal Anti-Inflammatory Drugs atau NSAIDs (ibuprofen, naproxen, dll.)
     Pengencer darah atau anticoagulants (heparin, warfarin, dll.)
     Obat anti-platelet (clopidogrel, dll)

Kaprikornus jangan mengkonsumsi asam jawa dengan jenis obat diatas.

2. Menyebabkan hipoglikemia
Asupan buah asam dalam jumlah besar secar reguler sanggup menimbulkan penurunan kadar glukosa, sehingga terjadi hipoglikemia. Menurut para ahli, kecukupan asupan asam ialah 10 gram per hari yang berarti hanya 0,8% dari asupan makanan biasa. Konsumsi lebih dari jumlah ini sanggup menimbulkan kekurangan glukosa dalam badan kita.

3. Bisa menimbulkan reaksi alergi
Alergi atau hipersensitivitas ialah salah satu imbas samping yang paling umum dari buah asam. Beberapa orang akan mengalami tanda-tanda menyerupai ruam, gatal-gatal, peradangan, pingsan, muntah, sesak napas, dll dengan mengkonsumsi buah ini.

4. Bisa merusak enamel gigi
Buah asam sangat asam secara alami. Jika Anda makan asam dalam jumlah berlebihan, enamel gigi Anda cenderung terkorosi oleh komponen asamnya. Ingat, terlalu banyak asam sangat jelek bagi kesehatan serta untuk tampilan gigi Anda.

5. Menyebabkan watu empedu
Sebuah studi observasional yang dilakukan oleh beberapa ilmuwan India telah menandakan bahwa sering mengkonsumsi sejumlah besar buah asam sanggup menimbulkan pembentukan watu pada kandung empedu. Hal ini sanggup menimbulkan sejumlah problem kesehatan, termasuk penyakit kuning, demam akut, kram perut, mual, muntah, problem pencernaan, problem hati, dan sebagainya.

6. Menyebabkan asam refluks
Seperti dikatakan sebelumnya, asam merupakan elemen makanan asam. Ketika kita makan, kadar asam naik dalam susukan pencernaan kita, terutama perut . Jadi, bila Anda sudah menderita problem pencernaan menyerupai penyakit gastroesophageal reflux (GERD) atau 'refluks asam', Anda harus menghindari buah asam ini.

7. Menghasilkan imbas laksatif
Pulp atau ekstrak asam populer lantaran kualitas pencahar nya. Tapi bila Anda sudah memakai produk pencahar lainnya, pastikan bahwa Anda tidak mengkonsumsi buah asam ini.

Demikian imbas negatif dan manfaat dari buah asam jawa bagi kesehatan dan kecantikan.
Semoga bermanfaat.

Blogger Lampung Abal - Abal yang Sedang Belajar.


EmoticonEmoticon